IG141104 : Pendidikan Agama Hindu

MATA KULIAH IG141104       : Pendidikan Agama Hindu
Kredit             :  2  sks
Semester       :  1 atau 2
DESKRIPSI MATA KULIAH

Mata Kuliah Pendidikan Agama Hindu memberikan wawasan  kepada mahasiswa untuk mengembangkan kepribadian yang utuh dan tangguh berlandaskan pada penghayatan semangat spiritualitas dan religiusitas dalam kehidupan bersama, serta menerapkan Ipteks secara bertanggung jawab yang didukung oleh materi Ke-Tuhan-an, kemanusiaan, etika, dharma (hukum), ipteks, dan politik.

CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN ITS YANG DIDUKUNG
CP 17      : Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap   religius

CP15.1 : Mampu berkomunikasi baik lisan dan tertulis dalam b. Indonesia

CP17.1 : Jujur dan Amanah

CP15.3 : Mampu mengelola dan bekerja dalam tim.

CP15.4 : Bertanggung jawab atas hasil kerja mandiri dan kelompok.

CP18.3 : Patuh pada aturan tertulis atau tidak tertulis sepanjang hayat

CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH
  1. Memiliki wawasan yang komprehensif  disinergiskan dengan ipteks yang di dukung oleh  Sraddha, etika, budaya, dharma, dan bhakt.
  2. Mampu mengembangkan dan memanfaatkan IPTEKS  secara bertanggung jawab  sesuai nilai-nilai ajaran Hindu untuk mewujudkan masyarakat jagadhit.
  3. Mampu mengedepankan kepentingan masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran Hindu.
  4. Mampu mengendalikan diri dengan  berpikir, berkata, dan berbuat  yang benar untuk keharmonisan kehidupan mikrikosmos dan makrokosmos, duniawi dan akhirat
POKOK BAHASAN

1.Konsepsi Ketuhanan (Brahma Widya Dan Catur Yoga Marga); 2.Hakekat Manusia Hindu; 3.Etika Dalam Perspektif Hindu; 4. Ilmu Pengetahuan Teknologi Dan Seni Dalam Perspektif Hindu; 5.Kerukunan Hidup Umat Beragama; 6.Masyarakat Kertajagadhita; Budaya Sebagai Ekspresi Pengamalan Ajaran Hindu; 7.Politik  Dalam Perspektif Hindu.

PRASYARAT
PUSTAKA UTAMA
  1. Singer, Wayan, 2012. Tattwa (Ajaran Ketuhanan Agama Hindu, Surabaya, Paramita.
  2. Singh,T.D, 2008, Wedanta dan Sains (Kehidupan dan asal mula jagat raya), Denpasar-Bali, PT.Cintya.
  3. Suyadnya, I Gusti Ngurah Made, 2013, Intisari Yajna Dalam Ajaran Hindu, Surabaya, Paramita
  4. Tim Penyusun, 1997, Pendidikan Agama Hindu Untuk Perguruan Tinggi,  Hanuman Sakti.
PUSTAKA PENDUKUNG
  1. Abhedananda, Swami, 2012, Filsafat Wedanta, Atma Jnana (Pengetahuan Diri Sejati), Surabaya,  Paramita
  2. Wiana, 1994, Bagaimana Hindu Menghayati Tuhan, Manikgeni .
  3. Wiana, 1982, Niti Sastra, Ditjen Hindu dan Budha.
  4. Atmaja, 1974,  Panca Sradha, PHDI Pusat .
  5. Titib,  1996, Veda Sabda Suci Pedoman Praktis Kehidupan, Paramita
  6. Pudja, 1997, Teologi Hindu, Mayasari
  7. Pudja, 1980, Sarasamuscaya, Mayasari.
  8. Maswinara,  1998, Bhagawad Gita, Paramita.
  9. Koentjaraningrat, 1978, Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Gramedia.
  10. Sudharta, 1986, Manawa Dharma Sastra, Hanuman Sakti.
  11. Singer, Wayan, 2012, Proses Penciptaan Alam Semesta (kajian Naskah Lontar Purwaka Bhumi), Surabaya, Paramita .
  12. Sukrawati, Ni Made, 2011, Dasar-Dasar Psikologi Agama, Surabaya, Paramita
  13. Krishna, Anand, 2008, Tri Hita Karana (Ancient Balinese Wisdom For Neo Humans), Jakarta, PT. Penebar Swadaya.
Sebaik-baik Manusia Adalah Yang Paling Bermanfaat Bagi Orang Lain (Nabi Muhammad SAW)